BERITA, PEMERINTAHAN

Dinas Pertanian Kabgor Respons Keluhan Petani Soal Asuransi Usaha Tani

GoKLIK - Kab. Gorontalo.| Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo memberikan penjelasan menanggapi keluhan petani terkait penerapan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), khususnya di tengah tingginya risiko gagal panen akibat bencana banjir yang melanda sejumlah areal persawahan menjelang panen.

‎Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Darwan Usman melalui Kepala Bidang Prasarana Sarana Pertanian dan Penyuluhan Pertanian, Moh. Nasrudin Isa, menjelaskan bahwa program AUTP sebelumnya berjalan dengan dukungan anggaran daerah dan pusat. Sejak tahun 2021 hingga 2023, AUTP dianggarkan melalui APBD Kabupaten Gorontalo untuk menjamin sekitar 2.000 hektar lahan sawah milik petani.

‎Melalui skema tersebut, besaran premi asuransi yang dianggarkan melalui APBD adalah Rp36.000 per hektar. Sementara itu, pemerintah pusat memberikan subsidi tambahan sebesar Rp144.000 per hektar, sehingga petani memperoleh perlindungan asuransi dengan beban yang relatif ringan.

‎Namun kondisi tersebut berubah sejak tahun 2024. Moh. Nasrudin menjelaskan bahwa subsidi dari pemerintah pusat tidak lagi dialokasikan, sehingga secara otomatis pemerintah daerah juga tidak menganggarkan premi AUTP dalam APBD. Hal ini menyebabkan program asuransi tidak lagi berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

‎Kabid PSP Moh. Nasrudin menambahkan, berdasarkan hasil zoom meeting terakhir bersama Direktorat Pembiayaan Kementerian Pertanian, telah disampaikan bahwa subsidi AUTP dari pemerintah pusat untuk tahun 2026 juga dipastikan sudah tidak ada. Dengan demikian, skema pembiayaan asuransi sepenuhnya menjadi kewenangan dan beban pemerintah daerah apabila ingin kembali dianggarkan.

‎Menurut Moh. Nasrudin, jika AUTP akan dianggarkan secara penuh melalui APBD tanpa subsidi pusat, maka besaran premi yang harus disediakan mencapai Rp180.000 per hektar lahan sawah. Selain faktor tersebut, Moh. Nasrudin juga mengungkapkan bahwa keberlanjutan program asuransi di daerah turut dipengaruhi oleh ketersediaan pihak ketiga. Perusahaan jasa asuransi Jasindo yang sebelumnya menangani jaminan asuransi tanaman usaha pertanian di wilayah Gorontalo, kini telah berpindah dan beroperasi di Provinsi Sulawesi Utara, Manado.

‎Penjelasan tersebut disampaikan Moh. Nasrudin Isa saat ditemui media ini pada Selasa pagi, 20 Januari 2026. Dirinya berharap ke depan kami akan mencoba mendorong kiranya petani dapat kembali mendaftar secara mandiri untuk lahan tanamannya sembari menunggu ada formulasi kebijakan baru terkait hal ini, agar petani kembali mendapatkan perlindungan usaha tani di tengah ancaman gagal panen akibat faktor iklim dan bencana alam.

WhatsApp   
NNT
243

LAINNYA

View All
Ruang UMKM
SISI LAIN
View All
Arah Angin Golkar Kabgor: Kalkulasi Suara, Pleno Penentu, dan Bayang-Bayang Aklamasi di Musda XI

POLITIK 09 Desember 2025

GoKLIK GORONTALO. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Selasa...


Selengkapnya...
NNT
514
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Follow Us
VIDEO
View All

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

VIDEO 19 November 2025
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?

Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved. By

Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved. By