GoKLIK – LIMBOTO.| Langkah Bupati Sofyan Puhi dalam memastikan kesiapan usulan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Gorontalo kian dimaksimalkan. Pantauan awak media Rabu, 4/3/2026 Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektor yang digelar intens tersebut, memberi sinyal keseriusan pemerintah daerah menuntaskan seluruh ketentuan yang diminta pemerintah pusat sebagai prasyarat pengajuan Program Strategis Nasional Prioritas Presiden Bapak Prabowo Subianto.
Fokus utama pembahasan kembali mengerucut pada kesiapan lahan di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula. Setelah berkonsultasi dengan pihak Kementerian Sosial, Bupati Gorontalo diberi kesempatan untuk menambah luas lahan dari usulan awal 5 hektare menjadi 6,2 hingga 6,3 hektare sebagai syarat teknis agar dapat dipertimbangkan masuk pada tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat.
Sebelumnya, dalam rapat bersama Asisten I Kabupaten Gorontalo yang berlangsung pada Selasa kemarin, sempat mencuat alternatif usulan lahan di Kecamatan Tabongo. Namun opsi tersebut urung ditempuh setelah hasil konsultasi Bupati dengan pihak Kementerian Sosial menegaskan agar usulan tetap difokuskan pada lokasi awal dengan penyesuaian luasan sesuai ketentuan. Karena itu, konsentrasi pemerintah daerah kini kembali diarahkan sepenuhnya pada lahan di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Yayu Katili, saat dimintai tanggapan usai rapat kepada media menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah memaksimalkan kerja lintas sektor guna memastikan seluruh dokumen dan persyaratan administratif terpenuhi tepat waktu.
“Setelah konsultasi Bupati, kita memang diminta untuk menambah luasan lahan menjadi 6,3 hektare. Hari ini kita kembali rapatkan bersama dan sementara kita pressure agar bisa terpenuhi sesuai ketentuan yang menjadi syarat oleh pihak Kemensos,” ujar Kadis Yayu kepada media.
Menurut Kadinsos Kabgor, penyesuaian lahan bukan sekadar penambahan angka luasan, melainkan dibarengi kelengkapan dokumen legalitas yang sah, mulai dari status kepemilikan, kesesuaian tata ruang, dokumen lingkungan, hingga administrasi aset daerah. Seluruh OPD teknis kini bergerak paralel bersama sama untuk memastikan tidak ada syarat yang tertinggal.
Yayu Katili pun menegaskan, target pemerintah daerah adalah menuntaskan seluruh kekurangan dokumen paling lambat pekan depan dapat dirampungkan. Harapannya, Kabupaten Gorontalo dapat masuk dalam daftar 100 titik lokasi tahap ketiga program Sekolah Rakyat secara nasional.
“Ini peluang bagi daerah dalam mendorong peningkatan sumber daya manusia didaerah. Karena itu rapat kita intensifkan sejak kemarin, hari ini, dan akan terus berlanjut sampai Jumat agar semua kekurangan administrasi bisa segera kita lengkapi,” tambahnya. Setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap, tahapan verifikasi teknis (vertek) akan menjadi penentu berikutnya sebelum usulan dinyatakan memenuhi syarat dan berproses ke tahap pembangunan.
WhatsApp
facebook
INSPIRASI 31 Mei 2026
‎GoKLIK - Limboto.| Ada satu hal yang sering terlupakan di tengah hingar bingar ramainya hari kehidupan modern, kebaikan memiliki cara unik untuk menularkan efek dominonya. Ia bergerak dari...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 