GoKLIK Kab. Gorontalo. Ketidakjelasan pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo menuai sorotan keras dari sejumlah pengurus PMI tingkat kecamatan. Kekecewaan ini mencuat usai janji percepatan Muslub sebagaimana diputuskan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tak kunjung ditunaikan oleh panitia pelaksana. Hal ini ditegaskan oleh Ketua PMI Kecamatan Bongomeme, Aman Laiya, yang juga sebagai juru bicara para ketua PMI kecamatan kecamatan, kepada media pada Jumat sore, 1 Agustus 2025. “Kami mempertanyakan keseriusan panitia. Forum Rakerda sudah menetapkan Kepanitiaan Muslub dimana Dr. Sumanti Maku sebagai ketuanya dan rencana Muslub digelar pada 30 Juli 2025. Hari ini sudah lewat dua hari dan tidak ada kejelasan apa pun. Ini bentuk pelanggaran terhadap keputusan kolektif hasil Rakerda” ungkap Aman dengan nada geram. Menurut Aman, panitia Muslub yang sebelumnya telah dibentuk melalui forum resmi Rakerda, justru menunjukkan sikap lalai. Aman Laila menilai ada upaya mengabaikan mandat bersama yang telah disepakati secara aklamatif oleh seluruh perwakilan PMI kecamatan dalam forum Rakerda. “Panitia seharusnya bekerja menjalankan amanah, bukan malah melemahkan semangat konsolidasi. Ini menyangkut kehormatan organisasi,” tegasnya. Dalam pernyataannya, Aman juga menyampaikan desakan keras kepada panitia Muslub agar segera mengumumkan dan menetapkan jadwal resmi pelaksanaan agenda Muslub. Ia menekankan, penetapan tanggal bukan hanya soal teknis, tetapi merupakan bagian dari pemulihan kepercayaan organisasi yang tengah berada dalam penilaian publik atas kondisi organisasi hari ini. “Semakin ditunda, semakin banyak spekulasi yang muncul. Ini tidak sehat bagi organisasi sekelas PMI,” tambahnya. Lebih lanjut, Aman mengingatkan bahwa semangat Muslub digagas untuk menyelamatkan kepengurusan PMI Kabupaten Gorontalo dari kevakuman pasca berdinamika secara internal. Bila kondisi ini dibiarkan, dirinya khawatir akan berdampak pada pelayanan PMI yang semestinya responsif terhadap kebutuhan kemanusiaan di daerah. “Kami tidak ingin PMI menjadi korban tarik-menarik kepentingan internal. Jika panitia tidak segera bertindak, maka kami para ketua PMI kecamatan akan mengambil sikap yang lebih tegas,” tutupnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panitia Muslub PMI Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku, menjelaskan bahwa : Penjelasan tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab desakan keras para pengurus PMI kecamatan yang menuntut kepastian jadwal tanggal pelaksanaan Muslub sebagaimana telah diputuskan dalam forum Rakerda. Sampai berita ini dirilis, belum ada pengumuman resmi terkait penetapan ulang waktu pelaksanaan Muslub PMI Kabupaten Gorontalo.
“Saat ini pengendalian organisasi PMI masih di tangan Orgakum, dan rencananya sabtu besok sore 2 Agustus 2025 akan dilaksanakan pleno pimpinan. Semoga akan disepakati pelaksanaannya dalam awal pekan Agustus,” ujar Sumanti.
WhatsApp
facebook
INSPIRASI 31 Mei 2026
‎GoKLIK - Limboto.| Ada satu hal yang sering terlupakan di tengah hingar bingar ramainya hari kehidupan modern, kebaikan memiliki cara unik untuk menularkan efek dominonya. Ia bergerak dari...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 